Pyongyang — Prajurit Tentara Rakyat Korea (Korean People’s Army/KPA) bersama warga ibu kota Pyongyang memberikan sambutan meriah kepada putra-putra terbaik bangsa yang kembali dengan membawa kehormatan besar bagi negara. Penyambutan tersebut berlangsung khidmat dan penuh semangat, mencerminkan kepercayaan dan cinta rakyat kepada angkatan bersenjata Korea Utara.
Dalam upacara tersebut, dilaporkan bahwa kekuatan militer Republik Demokratik Rakyat Korea terus dibina menjadi tentara partai yang tak terkalahkan, unggul secara ideologi, mental, strategi, dan taktik. Sorak sorai “manse” (hidup) menggema sebagai bentuk penghormatan dan laporan setia kepada Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata Republik, Kim Jong Un.
Acara dilanjutkan dengan defile dan parade pasukan teknik dan zeni KPA, yang menampilkan barisan prajurit dengan disiplin tinggi dan kesiapan tempur yang kuat. Dentuman musik militer mengiringi langkah tegap pasukan, menegaskan kekuatan dan kesatuan angkatan bersenjata negara tersebut.
Para prajurit zeni yang menerima kehormatan khusus—termasuk penyampaian penghargaan dan pesan langsung dari Panglima Tertinggi—disambut dengan tepuk tangan panjang dan antusias dari seluruh peserta upacara. Momen ini menjadi simbol pengakuan atas pengabdian dan semangat juang mereka.
Kim Jong Un secara langsung menyapa dan memeluk para prajurit yang dinilai telah menunjukkan kesetiaan tanpa syarat kepada partai dan revolusi, memuji mereka sebagai pejuang teladan yang dapat dipercaya. Dengan penuh kehangatan, ia menyampaikan rasa bangga dan dorongan moral kepada para anggota KPA.
Dalam rangkaian acara penghormatan, Kim Jong Un juga mengheningkan cipta dan meletakkan bunga putih di dinding kehormatan untuk mengenang para pahlawan dan martir. Ia menyampaikan harapan agar semangat, kebajikan, dan pengorbanan para pejuang tersebut hidup abadi di podium kehormatan sejarah bangsa.
Upacara ini kembali menegaskan posisi sentral angkatan bersenjata dalam kehidupan negara Korea Utara serta hubungan erat antara pemimpin, militer, dan rakyat.
Artikel Terkait
Titiek Haryati Hadiri Sidang Pledoi Ammar Zoni sebagai Pemerhati, Soroti Pentingnya Rehabilitasi
Eli Murni Matuo Ammar Zoni Harap Rehabilitasi, Pledoi Jadi Penentu Nasib di Persidangan
Indonesia Kantongi Komitmen Investasi Rp574 Triliun dari Jepang dan Korea Selatan
NASA Luncurkan Misi Artemis II, Astronaut Kembali Mengitari Bulan Setelah 50 Tahun