Jakarta 12 Desember 2024- Mantan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, membuat kejutan ketika tiba-tiba muncul di sebuah barbershop lokal untuk merapikan rambutnya. Kunjungan tak terduga itu sontak menarik perhatian para pelanggan dan warga sekitar yang tak menyangka akan melihat sosok Obama duduk santai di kursi barbershop seperti hari-hari sebelum ia menjadi orang nomor satu di AS.
“Ada apa, man? Saya butuh potong rambut sedikit!” sapa Obama sambil masuk ke toko, disambut hangat oleh sang barber yang sudah mengenalnya selama 25 tahun. “Saya enggak perlu dipendekin, cuma dirapikan,” katanya sambil duduk.
Sang barber, yang sama sekali tidak tahu Obama akan datang hari itu, mengaku sempat terkejut. “Hari ini Presiden Obama mampir buat potong rambut, dan saya sama sekali tidak siap untuk itu,” ujarnya.
Selama proses potong rambut, keduanya mengobrol santai tentang aktivitas terbaru Obama, termasuk rencana perkembangan Obama Presidential Center yang akan menjadi pusat komunitas, taman bermain, kebun ala Michelle Obama, hingga restoran baru. Obama berharap pusat komunitas itu bisa menjadi ruang positif bagi warga.
“Kita butuh lebih banyak community center. Dan dia benar-benar dengar, memperhatikan, dan mewujudkannya. Itu keren banget,” ujar sang barber.
Beberapa pelanggan juga ikut berbincang, termasuk seorang perempuan bernama Mercedes yang sempat bertanya apakah tempat tersebut punya batasan usia. Obama langsung menjawab ramah, “Tidak ada, Mercedes. Kamu juga bisa datang. Bukan cuma buat anak-anak.”
Percakapan kemudian beralih ke kehidupan Obama setelah keluar dari Gedung Putih. Ia bercerita bahwa menjaga kesehatan saat menjabat bukan hal mudah. “Saya cukup disiplin olahraga pagi dan makan sehat. Masalah utamanya itu tidur. Enggak bisa ngapa-ngapain soal kurang tidur,” ucapnya.
Setelah rambutnya selesai dirapikan, sang barber memuji kemampuan lamanya. “Lihat, Zariff masih belum kehilangan sentuhannya,” ujar Obama sambil bercanda.
Tak lupa, Obama menyempatkan diri menyapa para pelanggan lain sebelum pergi. Saat ditanya zodiaknya, ia menjawab sambil tertawa, “Saya Leo.”
Kunjungan sederhana namun penuh kehangatan ini membuat banyak warga kembali teringat bahwa Barack Obama, meski pernah memimpin negara adikuasa, tetaplah sosok yang dekat dengan masyarakat dan tak pernah lupa akar komunitasnya.
Artikel Terkait
Titiek Haryati Hadiri Sidang Pledoi Ammar Zoni sebagai Pemerhati, Soroti Pentingnya Rehabilitasi
Eli Murni Matuo Ammar Zoni Harap Rehabilitasi, Pledoi Jadi Penentu Nasib di Persidangan
Indonesia Kantongi Komitmen Investasi Rp574 Triliun dari Jepang dan Korea Selatan
NASA Luncurkan Misi Artemis II, Astronaut Kembali Mengitari Bulan Setelah 50 Tahun