Jakarta — 30 November 2025- Indonesia kembali dipercaya menjadi tuan rumah Asian Television Awards (ATA) untuk kedua kalinya. Gelaran ke-30 ajang penghargaan bergengsi industri televisi Asia itu berlangsung meriah di Studio Indosiar, Sabtu malam (29/11), dengan kehadiran musisi, aktor, dan aktris dari berbagai negara ASEAN.
Salah satu pembaca nominasi, Raden Rakha, pemeran serial Kaguc Five mengungkapkan rasa bangganya karena Indonesia kembali menjadi pusat perhatian dalam perhelatan internasional tersebut.
“Saya sebagai orang Indonesia turut senang karena Indonesia dijadikan tempat untuk pembacaan nominasi Awards. Acara ini megah banget, penampilan banyak pengisi acara juga bagus-bagus, dan performance dari Indonesia sendiri juga luar biasa,” kata Rakha.
Rakha menegaskan bahwa ini adalah kali kedua Indonesia dipercaya menjadi host ATA.
“Betul, ini kedua kalinya. Kemarin juga Indonesia jadi host. Acara hari ini meriah banget, penampilan-penampilannya spektakuler. Saya juga sangat berterima kasih karena dipercaya membaca tiga nominasi dari Indonesia,” ungkapnya.
Rakha juga membenarkan bahwa sebelum menghadiri acara, ia sempat menjalani syuting.
“Tadi pagi jam 11 saya syuting dulu, kurang lebih sampai siang, baru langsung OTW ke sini buat jiar dan lainnya,” katanya.
Ia memberikan selamat kepada Indosiar yang kembali dipercaya sebagai televisi penyelenggara.
“Selamat buat Indosiar. Semoga ke depannya menjadi TV program yang jauh lebih baik dan sukses terus,” tambahnya.
Gelaran 30th Asian Television Awards tahun ini bukan hanya menjadi ajang apresiasi insan pertelevisian Asia, tetapi juga menunjukkan kapasitas Indonesia dalam menyelenggarakan acara internasional dengan kualitas produksi yang mumpuni.
Artikel Terkait
Film “Mother Mary” Siap Tayang Spring 2026, Anne Hathaway Tampil dengan Sentuhan Musik Eksperimental
Honda Perkuat Honda HR-V dengan Teknologi Modern dan Fitur Serbaguna
Mercedes-Benz Tegaskan Filosofi Presisi: Detail Kecil Jadi Penentu Kemewahan
Hyundai Rayakan 40 Tahun di Amerika, Perkenalkan Konsep Pickup Tangguh “Boulder”