Fuzhou, Tiongkok — Budaya kerap disebut sebagai bahasa universal yang mampu dipahami tanpa perlu diterjemahkan. Melalui tarian, musik, kuliner, hingga tradisi sehari-hari, nilai kehidupan suatu bangsa dapat tersampaikan secara utuh. Semangat itulah yang terasa hangat dalam ajang pertukaran budaya di Kota Fuzhou, Tiongkok, yang mempertemukan perwakilan dari berbagai negara.
Indonesia hadir sebagai salah satu tamu kehormatan, dengan kehadiran produser film Sandra Sumbing dan sutradara Anggi. Keduanya menilai Fuzhou sebagai kota yang memadukan warisan sejarah dengan pembangunan modern.
“Perjalanan ini memberikan kesan positif bagi saya. Saya sangat kagum dengan kuliner khas Fuzhou yang luar biasa,” ujar Sandra.
Sementara itu, Anggi menambahkan, “Fuzhou adalah kota yang indah, penuh taman dan bangunan bersejarah, ditambah makanan lezat yang membuat pengalaman ini begitu berkesan.”
Bagi para tamu undangan, keramahan warga lokal dan kekayaan tradisi kuliner menjadi bukti nyata bahwa budaya bukan hanya sesuatu untuk ditonton, tetapi juga bisa dirasakan dan dihidupi.
Acara ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, melainkan juga membuka ruang kerja sama di bidang kesenian, pariwisata, hingga industri kreatif. Melalui pertukaran ide dan pengalaman, setiap peserta diharapkan membawa pulang wawasan baru yang dapat memperkaya perkembangan budaya di negara masing-masing.
Indonesia sendiri memiliki filosofi “Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung” — sebuah ajaran tentang pentingnya menghormati budaya tempat kita berada. Filosofi ini sejalan dengan semangat pertemuan internasional di Fuzhou, yang menekankan penghargaan terhadap identitas budaya sebagai fondasi persahabatan dan perdamaian global.
Dari Fuzhou mengalir sebuah pesan penting: budaya adalah warisan yang harus dirawat bersama. Jika perbedaan dapat dipersatukan dalam satu panggung, maka dunia yang damai bukan sekadar mimpi, melainkan kenyataan yang sedang kita bangun bersama.
Artikel Terkait
Dennis Bergkamp, Maestro Abadi Arsenal yang Mengubah Sepak Bola Jadi Seni
Wapres AS JD Vance Kunjungi Armenia, Tandatangani Kerja Sama Nuklir Damai dan Perkuat Kemitraan Strategis
Mengintip Proses Pembuatan Trofi Piala Dunia 2026 Senilai US$20 Juta
FIRST LOVE is Never Returned Rilis Single “WHAT’S UP?” dan Umumkan Tur Dua-Man Perdana