Telah dibuka Grace Cafe dan Resto di Jalan Kemang X Jakarta Selatan Toko Obat Mutiara Sakti, ITC Permata Hijau Jakarta Selatan

Kris Dayanti Syuting Video Musik Berbahasa Tetun di Timor Leste, Hadirkan Nuansa Kekeluargaan

- Jum'at, 03/10/2025
 Kris Dayanti Syuting Video Musik Berbahasa Tetun di Timor Leste, Hadirkan Nuansa Kekeluargaan
Kris Dayanti Syuting Vidro Klip di Cristo Rei, Dili Timor Leste

Dili — Diva pop Indonesia Kris Dayanti (KD) kembali menghadirkan karya istimewa. Kali ini, Mimi—sapaan akrabnya—merekam video musik terbaru di Timor Leste dengan membawakan lagu berbahasa Tetun, bahasa nasional negara tetangga yang kaya akan tradisi dan budaya.

Syuting dilakukan di sejumlah lokasi ikonik, termasuk Pantai pasir putih di kawasan Cristo Rei, Dili. Keindahan alam dan suasana hangat khas pesisir menjadi latar romantis, terutama saat pengambilan gambar menjelang matahari terbenam. “Kita mau mengejar sunset, jadi visualisasinya akan lebih banyak menampilkan keindahan kota Dili sekaligus pantainya yang luar biasa,” ungkap KD.

Proyek ini terasa spesial karena diproduseri oleh sang suami, melanjutkan tradisi musikal keluarga sejak 2012. Saat itu, KD pertama kali merilis dua lagu melalui label yang didirikan suaminya, di antaranya Ratu Cinta. Pada 2016, ia kembali menggarap tiga lagu berbahasa Inggris di Los Angeles. Kini, ia menambah catatan sejarah dengan mempersembahkan karya dalam bahasa Tetun.

Dalam proses syuting, KD ditemani keluarga tercinta, termasuk Amora. Menariknya, KD sempat mempertimbangkan agar lagu ini dibawakan putrinya. “Saya sebenarnya ingin Amora yang menyanyikan, karena pengucapan bahasa Tetun-nya lebih bagus. Tapi untuk liriknya, belum cocok. Jadi saya yang akhirnya bawakan sendiri,” ujarnya.

Bagi KD, proyek ini bukan sekadar video musik, melainkan sebuah jembatan kasih lintas generasi dan budaya. “Lewat lagu ini, saya ingin memperkenalkan kekayaan musik Timor Leste kepada dunia. Musik, bahasa, dan tradisi bisa jadi penghubung kasih sayang,” tuturnya.

Video musik berbahasa Tetun ini akan segera dirilis dan diharapkan menjadi karya yang memperkuat ikatan budaya Indonesia dan Timor Leste.

Tags

Artikel Terkait

Terkini