Tokyo, SportLive.com – Lintasan atletik Tokyo bergemuruh saat Sydney McLaughlin-Levronemencatatkan sejarah baru di final 400 meter putri World Athletics Championships 2025. Pelari asal Amerika Serikat itu finis dengan catatan waktu 47,78 detik, sebuah championship record sekaligus raihan tercepat dalam 40 tahun terakhir.
Sejak start, McLaughlin-Levrone tampil agresif. Ia langsung menempel ketat juara dunia indoor, sebelum melesat mulus di tikungan kedua. Namun, tekanan datang dari rival terberatnya, Marileidy Paulino, sang juara Olimpiade yang berada di jalur luar. Persaingan sengit membuat suasana stadion semakin mendebarkan.
Di 100 meter terakhir, McLaughlin-Levrone menunjukkan kekuatan mental dan teknik lari luar biasa. Meski Paulino mencoba menyalip, pelari berusia 25 tahun itu berhasil menjaga keunggulan hingga garis finis. Ketika angka 47,78 muncul di papan skor, sorakan penonton pecah menandai lahirnya salah satu momen terbesar dalam sejarah atletik.
Dari Spesialis Lari Gawang Jadi Legenda Sprint
Dikenal sebagai spesialis 400 meter gawang, McLaughlin-Levrone kini membuktikan dirinya juga sebagai salah satu pelari 400 meter datar terbaik sepanjang masa. Catatan waktu ini menempatkannya di posisi kedua tercepat dalam sejarah, hanya terpaut tipis dari rekor dunia milik Marita Koch (47,60) yang sudah berdiri sejak 1985.
“Banyak yang meragukan langkah saya pindah ke 400 meter datar. Malam ini, semua pertanyaan itu terjawab,” ujar McLaughlin-Levrone penuh emosi usai lomba.
Dengan kemenangan ini, McLaughlin-Levrone tak hanya membawa pulang medali emas, tetapi juga mengukuhkan dirinya sebagai ikon baru lintasan, sekaligus menambah daftar prestasinya yang sudah mengagumkan di usia muda.
Artikel Terkait
Eli Murni Matuo Ammar Zoni Harap Rehabilitasi, Pledoi Jadi Penentu Nasib di Persidangan
Indonesia Kantongi Komitmen Investasi Rp574 Triliun dari Jepang dan Korea Selatan
NASA Luncurkan Misi Artemis II, Astronaut Kembali Mengitari Bulan Setelah 50 Tahun
Film “Mother Mary” Siap Tayang Spring 2026, Anne Hathaway Tampil dengan Sentuhan Musik Eksperimental