Amman, Yordania — Pasukan elite Korps Marinir TNI AL dari Batalyon Intai Amfibi 3 berhasil menuntaskan misi dalam Latihan Bersama (Latma) Purkota yang digelar di King Abdullah II Special Operations Training Center (KASOTC), Amman, Yordania, awal pekan ini.
Dalam latihan multinasional tersebut, prajurit Marinir Indonesia bergabung dengan Korps Artileri Kerajaan Yordania serta personel dari sejumlah negara sahabat. Materi yang dilatihkan mencakup operasi darat, pertempuran kota (urban warfare), hingga simulasi operasi penyelamatan sandera. Seluruh rangkaian kegiatan dijalankan dengan semangat tinggi dan profesionalisme prajurit.
Latihan yang berlangsung selama beberapa bulan itu ditutup dengan latihan puncak berupa simulasi pertempuran kota di KASOTC. Seluruh peserta, termasuk prajurit TNI AL, menerima sertifikat kelulusan sebagai tanda keberhasilan menyelesaikan misi.
Komandan Pasmar 3, Brigjen TNI Mar Andi Rahmat, menegaskan bahwa latihan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis dan taktis prajurit, tetapi juga mempererat hubungan kerja sama militer Indonesia dengan Yordania dan negara sahabat lainnya.
“Harapannya, prajurit TNI AL dapat mengaplikasikan ilmu, pengalaman, dan keterampilan yang diperoleh dalam latihan ini ke penugasan nyata, serta menjadikannya motivasi untuk terus meningkatkan profesionalisme dalam mengabdi kepada bangsa dan negara,” ujar Brigjen Andi Rahmat.
Pelaksanaan latihan ini merupakan implementasi perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, yang menekankan pentingnya kesiapan dan kesiapsiagaan prajurit TNI AL dalam menghadapi berbagai bentuk ancaman.( Dispenal )
Artikel Terkait
Samoa, Negeri yang Pernah “Menghilang” Selama Sehari dan Menjaga Tradisi 3.000 Tahun
Trump Disambut Bak Raja di Beijing, Xi Jinping Gelar Prosesi Kenegaraan Megah
Taksi Tanpa Sopir hingga Motor Terbang, Inovasi Teknologi 2026 Bikin Dunia Berubah
Reuni Emosional Keluarga Fast & Furious di Cannes 2026, Vin Diesel dan Meadow Walker Kenang Paul Walker