Jakarta, 3 September 2025 — Penyanyi sekaligus kreator konten, Chikita Meidi, mengaku ikut merasakan dampak signifikan dari penutupan sementara fitur TikTok Live beberapa waktu lalu. Hal tersebut ia sampaikan saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (3/9).
Menurut Chikita, penutupan TikTok Live yang berlangsung beberapa hari membuat penjualan produk yang ia jalankan melalui siaran langsung ikut terganggu. “Sehari itu aku bisa jual 200 pasang sepatu. Tapi pas TikTok Live di-off-in, dampaknya besar banget buat aku dan brand. Apalagi sudah dijadwalkan di hari-hari peak day menjelang gajian sale,” ujarnya.
Chikita menambahkan, trafik yang sudah terbentuk pun ikut terhambat. Biasanya, sekali siaran langsung ia bisa meraih 5.000–7.000 penonton tetap. Namun setelah fitur kembali aktif, jumlah penontonnya hanya berada di kisaran 80–100 orang. “Algoritmanya berantakan lagi. Jadi kalau sudah kelamaan off, otomatis harus narik lagi penonton dari awal,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan, nilai omset yang hilang cukup besar. Dari estimasinya, Gross Merchandise Value (GMV) atau omset real time bisa mencapai puluhan juta rupiah per hari jika fitur tersebut berjalan normal. “Kalau dikali 4–5 hari off, kerugiannya jelas luar biasa,” kata Chikita.
Meski begitu, ia merasa lega karena sistem penjualannya masih dibantu keluarga. “Aku sendiri yang handle. Co-host dan admin itu keluarga, jadi masih bisa terbantu. Untungnya juga aku bisa pindah ke platform lain yang punya sistem afiliasi,” tambahnya.
Chikita berharap, ke depan TikTok maupun pemerintah dapat lebih memperhatikan dampak ekonomi yang dirasakan para UMKM, seller, afiliator, hingga host streamer. “Buat kita para emak-emak, ini sudah jadi sumber penghasilan utama, bukan lagi sekadar sampingan. Jadi kalau ada kendala sistem, dampaknya luar biasa,” tuturnya.
Penutupan sementara TikTok Live sendiri sempat dilakukan karena situasi yang dianggap tidak kondusif, sebelum akhirnya dibuka kembali. Kini, para kreator termasuk Chikita berusaha mengembalikan trafik dan kepercayaan brand agar penjualan kembali stabil.
Artikel Terkait
Dennis Bergkamp, Maestro Abadi Arsenal yang Mengubah Sepak Bola Jadi Seni
Wapres AS JD Vance Kunjungi Armenia, Tandatangani Kerja Sama Nuklir Damai dan Perkuat Kemitraan Strategis
Mengintip Proses Pembuatan Trofi Piala Dunia 2026 Senilai US$20 Juta
FIRST LOVE is Never Returned Rilis Single “WHAT’S UP?” dan Umumkan Tur Dua-Man Perdana