New York – Petenis nomor satu dunia, Aryna Sabalenka, berhasil mempertahankan gelarnya di US Open 2025 setelah menaklukkan wakil tuan rumah, Jessica Pegula, dalam final sengit di Arthur Ashe Stadium, Minggu (…). Sabalenka menang dua set langsung dengan skor 7-5, 7-5, memastikan trofi Grand Slam keduanya musim ini.
Pertarungan antara juara bertahan dan finalis tahun lalu ini berlangsung ketat sejak awal. Pegula yang datang dengan performa impresif berhasil menekan lewat pola reli cepat dan agresivitas return. Namun, Sabalenka tampil lebih solid di momen krusial. Servis keras serta groundstroke datar andalannya membuat Pegula kesulitan menjaga ritme.
“Rasanya luar biasa bisa kembali menang di sini. Tahun ini penuh tantangan, tapi saya bangga bisa terus konsisten. Jessica bermain luar biasa dan membuat pertandingan ini sangat sulit,” ujar Sabalenka usai laga.
Bagi Pegula, hasil ini menjadi kekecewaan ganda setelah kembali gagal merebut trofi pertamanya di Grand Slam meski tampil konsisten sepanjang turnamen.
“Saya sudah berjuang keras, tapi Aryna bermain di level yang sangat tinggi. Semoga kesempatan berikutnya bisa jadi milik saya,” kata Pegula.
Dengan kemenangan ini, Sabalenka mencatatkan gelar US Open berturut-turut, sekaligus mengukuhkan statusnya sebagai petenis putri terkuat di tur WTA saat ini. Musim 2025 juga menjadi salah satu musim terbaiknya, dengan total lebih dari 50 kemenangan di level utama.
Final US Open tahun ini pun menegaskan rivalitas baru di tenis putri: antara kekuatan penuh Sabalenka dan konsistensi Pegula, yang diprediksi akan terus menghiasi turnamen besar di masa depan.
Artikel Terkait
Suku Korowai Papua: Kehidupan di Rumah Pohon dan Tradisi yang Bertahan di Tengah Hutan Tropis
Eric Nam Curahkan Luka Perpisahan Lewat Single Emosional “Miss Me More”
ZIMMERMANN Cruise 2027 di Cap d’Antibes: Perpaduan Glamor Riviera dan Semangat Pemberontak Australia
Lamis Kan Rilis Lagu Patah Hati Penuh Emosi tentang Pengkhianatan dan Perpisahan