Jakarta, 20 Agustus 2025 – Kepergian komedian Mpok Alpa masih menyisakan duka mendalam di dunia hiburan Tanah Air. Salah satu rekan yang kerap berinteraksi dengannya, Irene Korompis, mengenang sosok almarhumah sebagai pribadi yang polos, baik, sekaligus selalu membawa tawa.
Ditemui di kawasan Tendean 41, Jakarta Selatan, Rabu (20/8), mantan personel girlband Bexxa menceritakan bagaimana kedekatannya dengan Mpok Alpa, terutama saat mereka sering bertemu di studio.
“Alpa itu orangnya seadanya, polos, lucu, dan baik. Kalau ada lagu yang dia belum kuasai, biasanya dia langsung minta tolong ke aku buat backup. Jadi komunikasinya memang sering begitu,” ungkap Irene.
Irene juga mengaku terakhir kali bertemu dengan Mpok Alpa pada bulan Juni lalu, saat sang komedian menjadi bintang tamu di acara Arisan Spesial Ulang Tahun Jakarta. Tak ada tanda-tanda jika kala itu Mpok Alpa tengah berjuang melawan sakit serius.
“Ketemu terakhir itu ngobrol biasa, ketawa-ketawa. Nobody knows kalau ternyata dia lagi sakit parah. Dia enggak pernah cerita, sama sekali enggak. Memang dia pengin keep it private,” tambah Irene.
Menurut Irene, sempat ada tanda-tanda perubahan fisik yang membuat teman-temannya bertanya-tanya, terutama ketika Mpok Alpa mulai sering memakai wig.
“Awalnya kami pikir rambutnya rontok biasa. Tapi pernah sekali dua kali lihat dia enggak pakai wig, rambutnya memang tipis banget. Ternyata itu karena dia lagi sakit, dan benar-benar enggak ada yang tahu,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.
Irene tak kuasa menahan tangis ketika mengingat momen duka saat kabar kepergian Mpok Alpa datang tiba-tiba di tengah kesibukannya syuting.
“Aku benar-benar nangis, karena enggak ada yang tahu dia menyembunyikan sakitnya. Hebat banget, di balik senyum dan humornya, ternyata dia berjuang keras sendirian,” kenangnya.
Kepergian Mpok Alpa menjadi kehilangan besar bagi dunia komedi Indonesia. Sosoknya yang selalu menghadirkan tawa kini dikenang sebagai pribadi kuat yang tetap menghibur meski diam-diam menyimpan sakitnya.
Artikel Terkait
Sutradara Kuntz Agus Garap Film “Ayah Arahnya Kemana, Ya?” dengan Pendekatan Emosional Keluarga
Afan dan Valen Jadi Panutan Ajang Band Academy Indosar
Titiek Haryati Hadiri Sidang Pledoi Ammar Zoni sebagai Pemerhati, Soroti Pentingnya Rehabilitasi
Eli Murni Matuo Ammar Zoni Harap Rehabilitasi, Pledoi Jadi Penentu Nasib di Persidangan