Jakarta – Penyanyi senior Iis Dahlia membagikan kisah mengharukan tentang momen-momen terakhir Mpok Alpa sebelum meninggal dunia akibat kanker. Dalam kesaksiannya, Iis menuturkan bagaimana kondisi almarhumah semakin melemah hingga akhirnya berpulang pada malam Jumat.
Menurut Iis, tanda-tanda perpisahan itu sudah mulai terasa. Suara sang sahabat kian melemah, bahkan hanya bisa berbicara dengan patah-patah. “Malam itu kayak udah ada feeling. Dia bilang pengin copotin putek (wig). Akhirnya ada teman yang bantu bawain, lalu semua bulu-bulu di wajah juga dilepas. Kondisinya bersih sekali pas malam itu,” ungkap Iis dengan nada haru.
Iis menambahkan, kanker yang diderita almarhumah sudah menjalar ke paru-paru. Sebelumnya sempat ada rencana operasi, namun batal dilakukan karena kondisi kesehatan tidak memungkinkan. “Awalnya karena batuk jadi enggak jadi (operasi). Rencananya setelah sembuh baru bisa balik lagi. Tapi ternyata Allah berkehendak lain,” jelasnya.
Menurut Iis Dahlia, keluarga terutama anak-anak almarhumah sangat merasakan kehilangan. “Kalau anak pertama mungkin lebih ngerti, tapi Petong itu kayak masih bingung, ngerti apa enggak. Makanya support dari keluarga dan sahabat sangat penting buat mereka,” kata Iis.
Acara pengajian tahlilan juga sudah digelar sejak malam sebelum pemakaman, dan keluarga besar berencana mengadakan pengajian tujuh hari sebagai bentuk doa bersama untuk almarhumah
Artikel Terkait
Gigi Hadid Buka Suara soal Namanya Muncul dalam Dokumen Jeffrey Epstein
Bocoran Huawei Mate X8 Muncul, Siap Tawarkan Layar Lebih Luas dan Performa Lebih Matang
“Dilan ITB 1997” Hadirkan Nuansa Baru, Ariel Noah Bawa Emosi Cinta dan Reformasi
Keajaiban Dunia Burung: Dari “Penjaga Savana” hingga “Penjahit Daun”