Jakarta – Penyanyi dan penulis lagu Shakira Jasmine kembali menyentuh hati pendengar lewat single terbarunya, Room for Someone. Balada emosional ini menceritakan tentang memberi ruang untuk seseorang yang sudah tak ada, namun tetap tak tergantikan dalam hati.
Dikenal karena kemampuannya mengubah kerentanan menjadi karya seni, Shakira menghadirkan nuansa kejujuran emosional yang kuat. Lirik seperti “Then you knock on my door, when I open it’s me and it’s raining” dan “I got room for someone, and that ‘someone’ is you” mengaburkan batas antara imajinasi dan perasaan, seakan membawa pendengar ke momen-momen sunyi penuh rindu.
Dirilis setelah single sebelumnya Selalu Kalah, lagu ini menegaskan perkembangan Shakira sebagai musisi dan pencerita. Di tahun 2025, ia tampil dengan identitas baru—menggabungkan sentuhan soft alternative pop dengan modern rock chic yang memadukan nostalgia era 2000-an dan estetika elegan yang jujur.
Diproduseri Johan Gustafsson dengan sentuhan minimalis namun sinematik, Room for Someone terasa personal sekaligus universal, sangat relevan bagi generasi muda yang sering mengekspresikan kerinduan dan kehilangan melalui musik.
“Room for Someone isn’t about holding on. It’s about honoring the space that someone once filled. Some people can’t just be replaced,” ungkap Shakira.
Single ini sudah tersedia di Spotify, Apple Music, YouTube Music, dan berbagai platform streaming lainnya. Video musiknya, digarap oleh sutradara Sutedja Khoa dan diproduksi Guava.film, menampilkan visual yang intim, selaras dengan nuansa lagu yang penuh perasaan.
Dengan karya ini, Shakira Jasmine kian mengukuhkan dirinya sebagai suara bagi mereka yang berada di antara penerimaan dan kerinduan—membuktikan bahwa meski seseorang telah pergi, beberapa hati akan selalu menyediakan ruang untuk mereka.
Artikel Terkait
Land Rover Series II 2026: Legenda Off-Road Klasik Lahir Kembali dengan Sentuhan Modern
Jon Mathias Bacakan Pledoi Ammar Zoni, Soroti Kelemahan Pembuktian Jaksa
Sutradara Kuntz Agus Garap Film “Ayah Arahnya Kemana, Ya?” dengan Pendekatan Emosional Keluarga
Afan dan Valen Jadi Panutan Ajang Band Academy Indosar