JAKARTA, 3 Mei 2025 — Penyanyi solo muda berbakat Rony Parulian resmi merilis debut albumnya yang bertajuk Rahasia Pertama di bawah naungan Universal Music Indonesia. Album ini menjadi wadah bagi Rony untuk menyuarakan isi hatinya yang selama ini dipendam, dituangkan dalam delapan lagu pop-rock bernuansa modern yang sarat emosi dan makna personal.
“Album ini adalah curahan dari rahasia hati saya selama ini. Mungkin setiap orang punya cara berbeda untuk menyampaikannya, kalau saya lewat karya dalam bentuk lagu,” ungkap Rony Parulian dalam keterangan resminya.
Di album ini, Rony tak sendiri. Ia berkolaborasi dengan sejumlah nama produser kenamaan Tanah Air hingga mancanegara. Sebut saja Krisna Trias yang menggarap lagu “Tak Ada Yang Sepertimu” dan “Dengarlah Cinta”, Tohpati di lagu “Mengapa”, hingga S/EEK untuk “Angin Rindu”. Selain itu, musisi seperti Lafa Pratomo, Rendy Pandugo, serta produser internasional Johan Gustafsson, Hugo Andersson, Harry Somerdahl, dan Josefin Glenmark Breman juga turut berkontribusi, memperkaya warna musik di album ini.
Secara musikal, Rahasia Pertama hadir dengan sentuhan pop-rock yang dibalut sound modern, memadukan kepekaan lirik personal Rony dengan aransemen musik yang dinamis dan matang. Lagu-lagu dalam album ini banyak bercerita tentang cinta, kehilangan, harapan, dan keberanian untuk jujur pada diri sendiri.
Melalui album ini, Rony berharap bisa menginspirasi banyak orang, khususnya mereka yang selama ini memilih diam terhadap rahasia yang dipendam. “Harapannya album ini bisa menjadi semacam stimulus, buat teman-teman yang suka memendam rahasia hati, agar bisa menyampaikannya, apa pun medianya. Entah lewat lagu, tulisan, gambar, atau apa pun yang bisa mewakili perasaan mereka,” ujarnya.
Kini, seluruh lagu dalam album Rahasia Pertama sudah dapat didengarkan di berbagai platform layanan musik digital. Sebuah debut yang menjanjikan dari salah satu solois muda paling potensial di industri musik Indonesia saat ini. Jangan lupa masukkan ke playlist harianmu!
Artikel Terkait
Land Rover Series II 2026: Legenda Off-Road Klasik Lahir Kembali dengan Sentuhan Modern
Jon Mathias Bacakan Pledoi Ammar Zoni, Soroti Kelemahan Pembuktian Jaksa
Sutradara Kuntz Agus Garap Film “Ayah Arahnya Kemana, Ya?” dengan Pendekatan Emosional Keluarga
Afan dan Valen Jadi Panutan Ajang Band Academy Indosar