Jakarta, 18 April 2025 — Setelah merilis single “Bergema Sampai Selamanya” di awal tahun, musisi muda berbakat Nadhif Basalamah kembali menyapa penggemarnya lewat karya terbaru bertajuk “Masih Ada Waktunya”, yang resmi dirilis pada 18 April 2025. Lagu ini menjadi bagian dari Deluxe Album “Nadhif: Laman Berikutnya”, kelanjutan dari album debutnya yang dirilis tahun lalu.
Dalam proses kreatif single ini, Nadhif berkolaborasi dengan musisi sekaligus produser Petra Sihombing. Petra juga turut ambil bagian dalam penulisan lagu, menciptakan aransemen yang hangat, jujur, dan menyentuh—menjadi ciri khas dari perjalanan musikal Nadhif sejauh ini.
“Lagu ini kutulis di rumah Petra Sihombing. Saat itu aku dipertemukan dengan perempuan-perempuan luar biasa, yaitu ibunya Petra dan manajernya, Kak Resti Suntoso. Kami berbincang tentang peran seorang ibu, dan percakapan itu sangat membekas di hati,” ungkap Nadhif.
Berbeda dari karya-karyanya sebelumnya, “Masih Ada Waktunya” hadir sebagai sebuah surat cinta yang penuh kekaguman dari seorang anak untuk sosok ibu. Lagu ini menjadi penghormatan tulus Nadhif kepada wanita terpenting dalam hidupnya—ibunya—yang ia sebut sebagai sosok kuat, penuh kasih, dan tak pernah lelah mendoakan.
“Obrolan itu membuatku merefleksikan betapa aku sangat mengagumi ibuku. Aku ingin terus tumbuh dan menjadi seseorang yang bisa membuatnya bangga,” tambahnya.
“Masih Ada Waktunya” menjadi jembatan menuju versi deluxe dari album “Nadhif: Laman Berikutnya”, yang akan memuat lima lagu tambahan, termasuk dua single yang telah dirilis: “Bergema Sampai Selamanya” dan “Masih Ada Waktunya”. Album ini melanjutkan kisah perjalanan musikal Nadhif sejak debut albumnya “Nadhif” diluncurkan pada 21 Juni 2024 lalu.
Single “Masih Ada Waktunya” kini sudah dapat didengarkan di seluruh platform streaming digital mulai 18 April 2025. Lagu ini menjadi ajakan dari Nadhif bagi para pendengar untuk mengungkapkan rasa cinta dan terima kasih kepada sosok ibu yang begitu berarti.
Artikel Terkait
Afan dan Valen Jadi Panutan Ajang Band Academy Indosar
Titiek Haryati Hadiri Sidang Pledoi Ammar Zoni sebagai Pemerhati, Soroti Pentingnya Rehabilitasi
Eli Murni Matuo Ammar Zoni Harap Rehabilitasi, Pledoi Jadi Penentu Nasib di Persidangan
Indonesia Kantongi Komitmen Investasi Rp574 Triliun dari Jepang dan Korea Selatan