Jakarta – Serial legendaris Lorong Waktu kembali hadir di layar kaca setelah hampir dua dekade sejak terakhir tayang pada 2006. Dalam versi terbaru bertajuk Lorong Waktu 2025, dua bintang muda, Baiti Syaghaf dan Renaga Tahier, ikut berperan dan berbagi pengalaman mereka dalam membangun chemistry serta nilai-nilai yang mereka dapatkan selama syuting.
Peran & Tantangan di Lorong Waktu 2025
Renaga Tahier memerankan karakter Alvin, seorang pria dari keluarga kaya yang memiliki sifat red flag—playboy dan terbiasa menggampangkan segala hal karena merasa berkuasa dengan uangnya. Sementara itu, Baiti Syaghaf berperan sebagai Tamara, pacar Alvin sekaligus sahabat Zidang. Tamara digambarkan sebagai perempuan dengan karakter alpha yang dominan dalam hubungan mereka.
Berbicara tentang tantangan, Renaga mengungkapkan bahwa memerankan Alvin bukanlah hal yang mudah. “Banyak yang mungkin bisa relate sama karakter ini. Tapi yang paling berat buat saya adalah menggambarkan sisi Alvin yang kehilangan sesuatu yang sangat berharga. Itu jadi tantangan besar karena ada banyak lapisan emosi yang harus ditampilkan,” ujarnya.
Sementara itu, Baiti mengaku kesulitan membangun chemistry di awal syuting. “Jujur, di awal-awal itu sulit. Kita baru benar-benar dapat chemistry setelah hampir dua bulan syuting. Dari situ, kita mulai cari cara gimana bisa lebih menyatu dalam peran,” ungkapnya.
Reaksi Terhadap Lorong Waktu yang Kembali Ditayangkan
Meskipun Lorong Waktu pertama kali tayang di akhir 90-an, keduanya mengaku tidak sempat mengikuti sinetron ini saat kecil. “Kalau aku sih enggak nonton Lorong Waktu, lebih sering nonton Para Pencari Tuhan,” kata Renaga.
Namun, meski belum familiar secara langsung, mereka tetap optimis bahwa Lorong Waktu 2025 akan sukses dan mendapat sambutan hangat dari penonton. “Sinetron ini punya sejarah panjang dan nilai-nilai yang kuat. Saya yakin ini bakal ramai lagi dan ratingnya pasti gokil,” tambahnya.
Pesan & Nilai Islami di Lorong Waktu 2025
Sebagai sinetron religi, Lorong Waktu 2025 tetap menyajikan pesan-pesan Islami yang kuat. Renaga dan Baiti mengungkapkan bahwa pengalaman syuting ini membawa banyak pelajaran bagi mereka.
“Kalau dari aku, yang paling diingat adalah kita enggak boleh meremehkan agama dan selalu kembali ke salat. Sebanyak apa pun kesalahan yang kita buat, pada akhirnya kita tetap kembali kepada Allah,”ujar Renaga.
Selain itu, mereka juga menyoroti bagaimana lingkungan kerja di lokasi syuting tetap menjaga nilai-nilai kemanusiaan. “Di sini semua saling menghargai. Pak Haji benar-benar memanusiakan manusia. Syuting juga sehat, enggak sampai larut malam atau mengorbankan kesehatan pemain dan kru,” tambah Baiti.
Dengan kombinasi cerita klasik yang diperbarui, jajaran pemain berbakat, serta pesan moral yang kuat, Lorong Waktu 2025 siap menjadi tontonan Ramadan yang berkesan bagi pemirsa SCTV tahun ini.
Artikel Terkait
Film “Mother Mary” Siap Tayang Spring 2026, Anne Hathaway Tampil dengan Sentuhan Musik Eksperimental
Honda Perkuat Honda HR-V dengan Teknologi Modern dan Fitur Serbaguna
Mercedes-Benz Tegaskan Filosofi Presisi: Detail Kecil Jadi Penentu Kemewahan
Hyundai Rayakan 40 Tahun di Amerika, Perkenalkan Konsep Pickup Tangguh “Boulder”