Band alternative-pop Lomba Sihir kembali dengan karya terbaru mereka, sebuah single bertajuk “Tak Ada Waktu Tepat Untuk Berita Buruk”- Bersamaan dengan perilisan lagu ini, video musiknya juga turut dirilis, menjadi pelengkap era terbaru Lomba Sihir yang kini menghadirkan musik dengan nuansa lebih reflektif dibandingkan karya-karya mereka yang sebelumnya dikenal sarkastik.
Dalam video musik tersebut, Lomba Sihir menyisipkan unsur komedi yang segar. Mereka menggandeng Adri Imad Khadifa, yang dikenal sebagai Tolekobra dari Bujang Rimba, sebagai pemeran utama. Konsep video musik ini menggambarkan seorang pria yang menghadapi berbagai kesialan dalam kehidupan sehari-harinya. Untuk penggarapan visualnya, Lomba Sihir bekerja sama dengan Made Platina Sanjaya sebagai penulis cerita sekaligus sutradara bersama **Habille Elgieano, sementara sinematografi dipercayakan kepada Haikal ‘Stone’ dan proses penyuntingan oleh Assa D Buana serta Made Platina Sanjaya.
“Sepertinya dari awal terpilih secara natural oleh semua pihak, karena di lagu ini Lomba Sihir berusaha menyikapi kesialan dengan pendekatan yang santai. Bahwa jika ia muncul, tidak ada cara lain selain menerimanya dan melanjutkan hidup,” ungkap Lomba Sihir. Mereka juga menambahkan bahwa mereka sengaja tidak ingin mengemas lagu ini dengan kesan yang terlalu serius, karena dengan sikap yang ringan, masalah justru bisa lebih mudah diatasi.
Melalui single ini, Lomba Sihir seakan menegaskan bahwa mereka selalu memiliki gagasan yang mendalam untuk disampaikan kepada pendengar. Mereka juga berharap video musik ini bisa menghibur para penikmat musik di Indonesia. “Pada dasarnya, musik, kesenian, dan segala bentuknya adalah bagian dari hiburan. Kali ini, kami mencoba menghibur melalui pendekatan komedi. Semoga semua penonton dan pendengar dapat menikmatinya,” tutup mereka.
Video musik Tak Ada Waktu Tepat Untuk Berita Buruk’ sudah dapat disaksikan di kanal YouTube resmi Lomba Sihir.
Artikel Terkait
Land Rover Series II 2026: Legenda Off-Road Klasik Lahir Kembali dengan Sentuhan Modern
Jon Mathias Bacakan Pledoi Ammar Zoni, Soroti Kelemahan Pembuktian Jaksa
Sutradara Kuntz Agus Garap Film “Ayah Arahnya Kemana, Ya?” dengan Pendekatan Emosional Keluarga
Afan dan Valen Jadi Panutan Ajang Band Academy Indosar