Pegawai Konjen Karachi, Yusuf, berbagi cerita tentang pengalaman, Dewi Perssik bersama Mami dan pegawai Konjen saat berkunjung ke Mall Dohmein untuk berbelanja oleh-oleh.
“Ketika kita tawar barang dengan harga R250, mungkin awalnya sulit. Namun, setelah kita negosiasi, mereka akan menawarkan minuman. Misalnya, jika kita datang berdua, mereka akan memberi minuman kepada kedua orang itu dengan harga lebih dari yang mereka beli. Intinya, pelayanan kepada tamu dari luar lebih diutamakan, baik mereka kaya maupun miskin,” jelas Yusuf.
Dewi Perssik menambahkan, “Kami tidak membawa uang India, jadi kami harus menukarkan uang terlebih dahulu karena mereka tidak menerima pembayaran dengan kartu kredit atau dolar. Mereka hanya mau uang rupie. Uniknya, disini jika kita makan bersama, mereka sangat ramah dan mengajak makan bersama-sama. Mereka sangat baik dan ramah.”
“Di sini, mereka juga menawarkan minuman kepada kita dengan sangat baik. Mereka sangat baik dan disiplin dalam segala hal. Terima kasih,” tambahnya.
Pengalaman ini menunjukkan keunikan budaya di Pakistan, di mana rasa empati dan solidaritas antar sesama sangat terasa, terutama dalam hal makan bersama dan menawarkan minuman kepada tamu.
Artikel Terkait
Land Rover Series II 2026: Legenda Off-Road Klasik Lahir Kembali dengan Sentuhan Modern
Jon Mathias Bacakan Pledoi Ammar Zoni, Soroti Kelemahan Pembuktian Jaksa
Sutradara Kuntz Agus Garap Film “Ayah Arahnya Kemana, Ya?” dengan Pendekatan Emosional Keluarga
Afan dan Valen Jadi Panutan Ajang Band Academy Indosar